Jakarta - Gelandang serang asal Sriwijaya FC coba angkat suara terkait terpilihnya Alfred Riedl menjadi pelatih timnas Indonesia untuk ajang Piala AFF 2016. Menurutnya ia menyayangkan sikap dilakukan oleh PSSI yang hanya memberikan kontrak selama 7 bulan untuk pelatih asal Austria tersebut.
Mantan gelandang Persib ini menilai Riedl layak diberikan kontrak panjang agar bisa terlihat hasil sentuhan dari mantan juru taktik timnas Vietnam tersebut.
"Saya menginginkan agar Riedl itu dikasih waktu jangka panjang. Seperti yang sudah pada tahu kompetisi sepak bola Indonesia saja baru berjalan. Misalnya sepuluh tahun, supaya terlihat persiapannya, pelan-pelan dengan rapi dirancang dan jelas targetnya," urainya ketika ditemui pada peluncuran Nike Mercurial Superfly Vapor V, Senin (13/6).
Meskipun cukup senior, pemain berposisi sebagai playmaker ini juga siap bilamana Riedl kembali menggunakan jasanya. Firman menjadi bagian tim Merah-Putih pada Piala AFF 2010 dan 2014 dan kini berpotensi kembali menjadi pilihan dari Riedl untuk Piala AFF 2016.
"Saya selalu bersedia kalau memang dibutuhkan Riedl. Tapi, kalau memang ada yang lebih pantas lagi silahkan saja terserah pelatih," tambahnya.
Namun dirinya tak mau membicarakan target tim nasional (timnas) Indonesia di Piala AFF 2016. Eks kapten timnas Indonesia itu belum berani memasang target tinggi untuk skuat Garuda lantaran belum terbentuknya sebuah tim.
"Kalau belum ada pertandingan dan belum tahu siapa saja yang mengisi skuat timnas, saya tidak berani untuk menargetkan ke final atau semifinal. Tapi saya bisa sarankan timnas harus segera mengukur kemampuan mereka. Kita jarang sekali mendapatkan pertandingan internasional," tutupnya.
0 komentar:
Posting Komentar