Jakarta - Gelandang Persib Bandung, Zulham Zamrun coba membuka rahasia terkait perbedaan yang terjadi saat Maung Bandung dilatih Dejan Antonic dengan Djadjang Nurdjaman.
Sebelumnya Dejan resmi mundur dari Persib Bandung usai laga kontra Bhayangkara Surabaya United dengan Persib menelan kekalahan mencolok, 4-1, akhir pekan lalu.
Menurut pemain bernomor 54 di Persib ini, banyak kebiasaan yang hilang saat tim dilatih Dejan. Menurutnya ada perbedaan, semenjak Persib masih dipegang Djanur dengan Persib sudah dengan Dejan, perbedaannya sekitar 90 persen.
"Kebiasaan saat di kamar ganti dan kebiasaan yang dilakukan (bersama Djanur) saat sudah ada Dejan, 90 persen hilang. Itu yang saya pribadi menyesali itu," buka Zulham saat ditemui pada peluncuran sepatu Nike Mercurial Superfly Vapor V, Senin (13/6) malam.
"Mungkin biasa Persib ini dikenal sebagai tim yang religius, sebelum bertanding sholat bersama dan berdoa bersama, hal itu yang enggak ada sama sekali saat bersama Dejan. Pemain beribadah masing-masing, tidak ada lagi yang bersama," urai Zulham.
Meskipun begitu mantan winger Mitra Kukar ini menilai Dejan tetap berlatih berkualitas. Hanya saja, Dejan dan Persib seakan tak dinaungi keberuntungan.
"Kalau saya lihat dalam latihan komunikasi dengan pemain bagus, ada kalanya bercanda, serius dan karakter keras yang ada bercanda juga. Sebenarnya tidak ada masalah. Intinya keberuntungan saja, keberuntungan Persib yang kurang bagus atau Dejan bersama Persib,"tambahnya.
Selanjutnya ia berharap Maung Bandung segera mendapatkan pelatih yang berkualitas. Salah satunya yang ia inginkan agara Djanur kembali ke Persib.
"Semua pasti berharap Djanur kembali ke Persib, tentu saya berharap sosok pelatih yang datang adalah pelatih yang bisa mengubah segalanya. Namun Djanur bukan hanya menjadi seorang pelatih, tapi seorang ayah bagi kami semua," pungkasnya.
via sepakbola.com
0 komentar:
Posting Komentar