Penyebabnya adalah situasi keamanan di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang tak kondusif. Di duel tersebut, suporter Persija, Jakmania, bertindak di luar batas. Mereka menyalakan petasan serta flare dalam jumlah yang sangat banyak.
Kejadian ini langsung ditanggapi serius oleh pihak operator PT Gelora Trisula Semesta melalui direktur utamanya Joko Driyono. Baik Persija dan Sriwijaya, hanya menandatangani surat kesepakatan yang berisikan status laga tersebut masih tertunda. Dan, hasil pertandingan baru bisa ditentukan oleh GTS.
Menanggapi hal ini pria akrab disapa Jokdri menyayangkan kerusuhan ini bisa terjadi. Ia pun siap menindak tegas atas kerusuhan ini dengan kemungkinan besar memberikan hukuman berat kepada Persija.
"Kita prihatin dan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran disiplin atas kejadian ini. Kita telah terima laporan cepat (quick report) dari match commissioner, dan pertandingan dihentikan,"ujar Joko Driyono kepada awak media.
Lebih lanjut mengenai hasil pertandingan ini pihaknya akan segera menentukan dalam waktu dekat ini sekaligus juga sanksi apa yang diberikan atas pelanggaran berat ini.
"Status pertandingan akan GTS tetapkan dalam waktu segera, termasuk sidang Komdis terhadap pelanggaran disiplin. Semua fakta kejadian, kita kumpulkan selengkap mungkin. Saat ini masih berlangsung. Termasuk review kinerja panpel secara keseluruhan,"tambahnya.
Ya, saat laga dihentikan, Sriwijaya sedang unggul 1-0. Gol Sriwijaya lahir di menit 65 lewat sepakan bebas Hilton Moreira. Kiper Persija, Andritany Ardhiyasa, saat itu tak mampu menepis arah bola yang berbelok.
Sebenarnya, Macan Kemayoran punya kesempatan emas mencetak gol di menit 56 lewat titik putih. Sayang, Bambang Pamungkas gagal menunaikan tugasnya. Eksekusi Bepe berhasil digagalkan kiper Persija, Teja Paku Alam.
Sementara itu, gelandang Sriwijaya, Firman Utina, menganggap secara regulasi timnya sudah menang. Sebab, laga hanya tersisa sembilan menit dan tak layak untuk dilanjutkan.
"Memang sangat disayangkan terhenti seperti ini. Saya berharap kami menang. Mengacu pada aturan dari FIFA, kami sudah seharusnya menang karena cuma tersisa sembilan menit," tutur Firman.
0 komentar:
Posting Komentar