Sabtu, 25 Juni 2016

Prediksi Arema VS Persipura 26 Juni 2016


Prediksi skor Arema vs Persipura 26 Juni 2016. Laga lanjutan kompetisi ISC A di pekan ke 8 akan menghadirkan pertandingan antara Arema yang akan menjamu Persipura di Stadion Kanjuruhan. Laga ini dijadwalkan akan mulai kickoff pada pukul 19.30 wib.
Laga ini diprediksikan akan berlangsung dengan seru karena kedua tim membutuhkan kemenangan agar dapat memperbaiki posisi mereka di papan klasemen. Arema kini berada di peringkat ke 1 dengan raihan 16 poin dari 7 laga yang sudah digelar. Sedangkan Persipura berada di peringkat ke 2 dengan raihan 14 poin dari 7 laga yang sudah digelar.
Arema yang bertindak sebagai tuan rumah tentunya menargetkan kemenangan dalam laga ini. Arema yang mencatatkan 4 kali kemenangan dalam 5 laga terakhirnya diharapkan dapat tampil maksimal dalam laga kandangnya ini.
Sedangkan Persipura yang datang bertandang juga mengincar kemenangan agar dapat mencuri poin dalam laga ini. Persipura yang mencatatkan 4 kali kemenangan dalam 5 laga terakhirnya tentunya juga harus berusaha keras dalam laga ini.
Menurut sejarah head to head kedua tim dalam 5 laga pertemuan terakhir, kedua tim sama-sama mencatatkan 2 kali kemenangan dan 1 laga sisanya berakhir dengan skor imbang. Siapakah yang akan keluar sebagai pemenang dalam laga ini?
Berikut statistik kedua tim:
5 (lima) pertandingan terakhir Arema:
  • 15/05/16 Arema 3 – 0 Bhayangkara Surabaya (ISC)
  • 20/05/16 Mitra Kukar 2 – 1 Arema (ISC)
  • 27/05/16 Arema 3 – 1 Gresik United (ISC)
  • 12/06/16 PSM 0 – 1 Arema (ISC)
  • 19/06/16 Arema 1 – 0 Persija (ISC)
5 (lima) pertandingan terakhir Persipura:
  • 14/05/16 Semen Padang 2 – 0 Persipura (ISC)
  • 23/05/16 Persela 0 – 1 Persipura (ISC)
  • 28/05/16 Persipura 1 – 0 Perseru Serui (ISC)
  • 13/06/16 Persipura 5 – 4 Barito Putera (ISC)
  • 19/06/16 PS TNI 1 – 3 Persipura (ISC)
Pertandingan head to head:
  • 27/03/16 Persipura 0 – 0 Arema
  • 13/12/15 Arema 1 – 0 Persipura
  • 21/10/14 Persipura 2 – 1 Arema
  • 12/10/14 Arema 3 – 0 Persipura
  • 12/05/13 Arema 1 – 2 Persipura  
PREDIKSI ADMIN : AREMA VS PERSIPURA Berahir Seri

Panpel Arema Cronus Gelar Simulasi Penanganan Cerawat

Panpel Arema Cronus memberikan pelatihan kepada petugas pengamanan untuk mengatasi cerawatPanitia pelaksana (panpel) pertandingan Arema Cronus tidak menginginkan pertandingan melawan Persipura Jayapura, Minggu (26/6), terganggu dengan faktor nonteknis di tribun penonton, seperti penyalaan cerawat.
Salah satu upaya panpel mencegah masuknya barang haram di stadion adalah dengan menggelar simulasi. Kegiatan itu diperuntukkan kepada petugas pengamanan yang biasa menjaga pertandingan Arema. Ketua panpel Arema Abdul Haris menyatakan, ini merupakan bentuk keseriusan mereka memerangi cerawat yang cukup merugikan.
Haris mengungkapkan, pintu masuk suporter sudah mendapat pengamanan cukup berlapis. Walau begitu, selalu saja ada cara dari suporter untuk memasukkannya ke dalam stadion.
“Keberadaan flare [cerawat] dalam aturan kompetisi dianggap mengganggu pertandingan. Acara ini kita gunakan agar match steward yang mengawal pertandingan Arema di tribun bisa mencegah penyalaan flare [cerawat] ini,” jelas Haris.
“Kita adakan simulasi, bagaimana langkah yang harus dilakukan apabila ada flare yang menyala. Bagaimana cara mematikannya, karena sebenarnya saat flare menyala, dalam satu detik saja sudah bisa dimatikan.”
“Semua petugas pengaman harus tahu bagaimanana cara menghentikan flare yang sudah terlanjur menyala. Karena dibanting-banting pun tidak bakal mati, harus ada teknik khusus. Nantinya para petugas juga diberi alat pemadam kebakaran.”
Dari empat pertandingan yang digelar oleh panpel, selalu saja ada flare yang menyala. Haris mengatakan, meskipun dinyalakan setelah pertandingan, tetap saja hal itu tidak boleh dilakukan.
“Selain menggalakkan pencegahan, panpel terus memberikan imbauan kepada Aremania untuk menghentikan perilaku ini. Sekarang sudah mulai berkurang, dan tinggal satu-dua saja,. Kita terus lakukan sosialisasi, karena sangat merugikan buat Arema,” tutur Haris.
“Nantinya, seperti biasa, oknum yang membawa flare akan kita tangkap, dan nanti sudah ada pihak berwenang seperti kepolisiaan yang menanganinya.” (

Hasil Pertandingan Masih Menggantung, PT GTS Siapkan Hukuman Berat Untuk Persija

Hasil gambar untuk persija vs sriwijaya fcJakarta - Pertandingan Persija Jakarta kontra Sriwijaya FC yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno berlangsung ricuh sehingga membuat pertandingan harus dihentikan pada menit 81.

Penyebabnya adalah situasi keamanan di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang tak kondusif. Di duel tersebut, suporter Persija, Jakmania, bertindak di luar batas. Mereka menyalakan petasan serta flare dalam jumlah yang sangat banyak.

Kejadian ini langsung ditanggapi serius oleh pihak operator PT Gelora Trisula Semesta melalui direktur utamanya Joko Driyono. Baik Persija dan Sriwijaya, hanya menandatangani surat kesepakatan yang berisikan status laga tersebut masih tertunda. Dan, hasil pertandingan baru bisa ditentukan oleh GTS.

Menanggapi hal ini pria akrab disapa Jokdri menyayangkan kerusuhan ini bisa terjadi. Ia pun siap menindak tegas atas kerusuhan ini dengan kemungkinan besar memberikan hukuman berat kepada Persija.

"Kita prihatin dan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran disiplin atas kejadian ini. Kita telah terima laporan cepat (quick report) dari match commissioner, dan pertandingan dihentikan,"ujar Joko Driyono kepada awak media.

Lebih lanjut mengenai hasil pertandingan ini pihaknya akan segera menentukan dalam waktu dekat ini sekaligus juga sanksi apa yang diberikan atas pelanggaran berat ini.

"Status pertandingan akan GTS tetapkan dalam waktu segera, termasuk sidang Komdis terhadap pelanggaran disiplin. Semua fakta kejadian, kita kumpulkan selengkap mungkin. Saat ini masih berlangsung. Termasuk review kinerja panpel secara keseluruhan,"tambahnya.

Ya, saat laga dihentikan, Sriwijaya sedang unggul 1-0. Gol Sriwijaya lahir di menit 65 lewat sepakan bebas Hilton Moreira. Kiper Persija, Andritany Ardhiyasa, saat itu tak mampu menepis arah bola yang berbelok.

Sebenarnya, Macan Kemayoran punya kesempatan emas mencetak gol di menit 56 lewat titik putih. Sayang, Bambang Pamungkas gagal menunaikan tugasnya. Eksekusi Bepe berhasil digagalkan kiper Persija, Teja Paku Alam.

Sementara itu, gelandang Sriwijaya, Firman Utina, menganggap secara regulasi timnya sudah menang. Sebab, laga hanya tersisa sembilan menit dan tak layak untuk dilanjutkan.

"Memang sangat disayangkan terhenti seperti ini. Saya berharap kami menang. Mengacu pada aturan dari FIFA, kami sudah seharusnya menang karena cuma tersisa sembilan menit," tutur Firman.

Rabu, 22 Juni 2016

Persipura Jayapura Tambah Dua Amunisi Untuk Lawan Arema Cronus

Persipura terus bersiap untuk menghadapi Arema, Minggu (26/6) nanti.
Persipura Jayapura terus melakukan persiapan jelang melawan Arema Cronus pada lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 di Stadion Kanjuruhan, Malang, 26 Juni 2016. Saat ini, tim Mutiara Hitam menggelar persiapan di Lapangan Kusuma Agrowisata, Batu, Malang.
Untuk laga melawan Arema, Persipura juga menambah amunisi mereka. Menyusul, dua pemain yang sebelumnya tak dibawa melawan PS TNI, kini didatangkan ke Malang. Dua pemain itu adalah Dominggus Fakdawer dan Jaelani Arey, dan mereka sudah bergabung bersama tim.
Diharapkan, kedua pemain itu menambah solid tim yang dilatih Jafri Sastra itu. Jafri pun optimistis timnya bisa meraih hasil positif di laga nanti.
"Dalam persiapan menghadapi pertandingan selanjutnya latihan tidak jauh berbeda, semua lawan bagus dan saya menilai tidak ada tim yang lemah atau kuat," kata Jafri, seperti dikutip laman resmi klub. 
"Hanya saja berhubung Arema yang di puncak klasemen, jadi motivasi kami untuk menang tidak kalah jauh dari tuan rumah Arema, sama punya keinginan menang," tegasnya.
Lebih lanjut, mantan pelatih Semen Padang itu mengungkapkan pada sesi latihan yang digelar, Rabu (22/6) pagi, dirinya fokus untuk meningkatkan kondisi fisik Boaz Solossa dan kawan-kawan.
"Ini hari kedua kami berlatih di Batu, semua aspek akan kami perbaiki selama TC di sini," jelasnya.
Sementara ini, Persipura yang berada di peringkat kedua masih terpaut dua poin dari Arema. Jika berhasil menang pada laga nanti, klub asal Papua tersebut dipastikan mengudeta tim Singo Edan dari puncak klasemen ISC A.

Boaz Solossa Optimistis Hadapi Arema Cronus

Boaz Solossa optimistis Persipura Jayapura mampu memperpanjang rekor kemenanganKapten Persipura Jayapura Boaz Solossa optimistis tim Mutiara Hitam bisa mendapatkan hasil positif kala dijamu Arema Cronus di Stadion Kanjuruhan, Minggu (26/6), pada pekan kedelapan Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.
Penggawa Persipura sudah menjalani latihan ringan di kawasan wisata Agrokusuma, Batu, Selasa (21/6). Anak asuh Jafri Sastra membidik angka penuh setelah mendapatkan modal empat kemenangan beruntun.
Boaz menilai Arema merupakan tim yang tidak mudah dikalahkan, terutama ketika bermain di hadapan pendukungnya. Namun kapten Persipura itu menegaskan, rekan-rekannya sudah siap melanjutkan hasil positif.
“Yang penting sekarang kami fokus menghadapi pertandingan di depan saja. Dengan kondisi tim kami saat ini yang makin padu, kami yakin bisa kembali tampil baik,” ujar Boaz dikutip lamanSurya.
Sementara itu, Jafri menyatakan, ia akan memanfaatkan waktu menjelang duel itu untuk memaksimalkan performa timnya. Jafri menilai para pemain sudah siap tempur kontra Singo Edan.
“Di sini kami angkat lagi latihannya, apa-apa yang kurang dari hasil evaluasi kami tingkatkan di sini. Ini salah satu keuntungan jadwal kompetisi, kami punya waktu persiapan seminggu untuk pertandingan berikutnya,” kata Jafri.

Absen Lawan Persipura, Johan Farizie Menyesal

Johan Farizie absen lawan Persipura (C) DANI KW - Johan Ahmat Farizie harus absen di pekan kedelapan ISC A 2016, kala timnya menjamu Persipura Jayapura, Minggu (26/6). Bek sayap kiri Arema itu mengaku menyesal.
Farizie harus absen lantaran hukuman akibat kartu merah yang diterimanya kontra Persija Jakarta (19/6). Pemain asli Sumberpucung, Kabupaten Malang itu sejatinya ingin sekali bermain melawan Persipura.
"Saya merasa bola 50-50, sehingga saya mengambilnya tetapi justru pelanggaran," ungkap pemilik jersey nomor 87 itu, dikutip Malang Post.
Ini pertama kalinya pemain yang akrab disapa John itu harus duduk di tribun menyaksikan rekan-rekannya berjuang di lapangan. Sebelumnya, Farizie selalu menjadi pilihan utama di sektor bek kiri.
"Seharusnya saya bermain dalam laga berat itu. Tetapi ya sudah terjadi, harus merelakan laga selanjutnya," tegas pemain yang tahun ini berusia 26 tahun tersebut.
via Wearemania.net

Selasa, 21 Juni 2016

KOREO & YEL-YEL Suporter Al-Ittihad Bikin Merinding


Aksi Luar Biasa ditunjukan Oleh Suporter Al-Ittihad asal Jeddah,Saudi Arabia
Mereka membentangkan Koreo Bertulisan  "OH RASULLAH,KEKASIHKU"
Mereka Tidak menyanyikan Yel-yel seperti biasa tapi mereka melantunkankan  "Shalawat Nabi"

Berikut Ini Videonya Yang Diunggah Sekitar Februari 2016 :


Gimana..? Suporter Indonesia Harus Belajar Dari Suporter Ini , dan Mereka Mengajarkan Rasis Itu Tidak Ada Gunanya.

BANTU SHARE YA ..!!

Riky Kayame Lebih Puas Persipura Jayapura Menang

Persipura Jayapura bertekad merebut kemenangan di kandang Arema CronusStriker Persipura Jayapura Riky Kayame merasa senang tim Mutiara Hitam sukses meraih poin penuh dalam laga tandang dengan mengalahkan PS TNI 3-1 di Stadion Pakansari, Bogor, akhir pekan kemarin.
Dalam laga tersebut, Riky membuka dua gol pertama Persipura, sebelum akhirnya Boaz Solossa menggenapi dengan gol ketiga. Menurut Riky, ia lebih senang Persipura meraih kemenangan dibandingkan torehan dua golnya.
Selain itu, dua gol ke gawang PS TNI merupakan yang perdana bagi Riky di ISC A 2016. Ia senang mendapat kepercayaan dari pelatih Jafri Sastra untuk turun sebagai starter.
“Puji Tuhan saya senang karena kita bisa menang. Saya juga senang, karena diberikan kepercayaan, dan kesempatan oleh pelatih untuk main. Sebagai pemain saya puas, karena yang paling penting Persipura bisa dapat poin. Gol itu buat seluruh masyarakat Papua supaya terus dukung Persipura,” tutur Riky.
Persipura telah bertolak bertolak ke Malang tadi siang untuk menghadapi Arema Cronus di Stadion Kanjuruhan, Minggu (26/6). Media officer Persipura Bento Madubun menyatakan, tim akan menjalani recovery, dan selanjutnya meningkatkan kebugaran pemain.
“Kami sudah ke Malang siang tadi. Sejak keberangkatan dari Jayapura, kami mengincar kemenangan dari Arema,” ujar Bento. (gk-58)
via Goal.com

Menang, Arema Tak Punya Waktu Libur

Asisten pelatih I Made Pasek memimpin jogging (C) DANI KWMeski menang atas Persija Jakarta di pekan ketujuh ISC A 2016 (19/6), skuat Arema tak punya waktu libur. Mereka tetap harus melakoni sesi latihan rutin seperti biasa.
Skuat Arema menggeber sesi latihan di Stadion Gajayana Malang, Senin (20/6) sore. Sesi latihan ini masih dipimpin pelatih Milomir Seslija.
"Seperti biasa, ini adalah sesi latihan recovery yang biasa dilaksanakan setelah pertandingan," ungkap asisten pelatih Arema
Dalam sesi latihan ini, pemain yang bermain full maupun tidak full saat melawan Persija menjalani program rekondisi. Sementara pemain lainnya, melakoni game session bersama para asisten pelatih.
Penggawa Singo Edan memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan kondisi. Sebab, pekan kedelapan ISC A 2016 menjamu Persipura Jayapura bakal digelar Minggu (26/6).

via WEAREMANIA.

Senin, 20 Juni 2016

Ada Flare, Panpel Arema Enggan Disalahkan

Jakmania di tribun 14 (C) DANI KWKemenangan Arema 1-0 atas Persija Jakarta di pekan ketujuh ISC A 2016 ternoda oleh adanya flare di tribun tamu. Akibat insiden di Stadion Kanjuruhan Malang itu, PanpelArema enggan disalahkan.
Sebelum pertandingan, Panpel Arema sebenarnya sudah berkoordinasi dengan kelompok Jakmania. Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi selain melakukan pengamanan super ketat di pintu-pintu masuk guna mencegah masuknya flare.
"Kami juga sudah menghimbau agar kelompok suporter tim tamu agar tidak membawa dan menyalakan flare, tapi jika hal itu tetap terjadi maka apakah itu salah kami?" ungkap Ketua Panpel Arema, Abdul Haris.
Flare menyala memasuki menit ke-87 di tribun 14 yang dihuni kelompok suporter Persija. Meski tak mengganggu jalannya pertandingan, namun Haris tetap menyesalkan kejadian ini.
"Kami mengapresiasi kepada Aremania yang tidak terpancing meski suporter tim tamu menyalakan flare," pungkas pria berkacamata tersebut.

Amarzukih Kritisi Kinerja Wasit Laga Lawan Arema

Amarzukih menghadang Vizcarra (C) DANI KWAmarzukih lebih berani m=engkritisi kinerja wasit yang memimpin laga timnya melawan Arema (19/6). Gelandang Persija Jakarta itu menilai Dodi Setya Purnama selaku pengadil kurang bijak dalam mengambil keputusan.
"Saya rasa wasit tidak bagus dalam memimpin, terutama di babak pertama. Banyak keputusannya yang merugikan Persija," ungkapnya dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.
Bermain di Stadion Kanjuruhan Malang, Persija kalah 1-0 dari Arema lewat gol tunggal Cristian Gonzales di menit kedelapan. Gol itu sempat diprotes Amarzukih dan para penggawa Macan Kemayoran lainnya, karena dinilai berbau offside.
Pada babak pertama Arema yang lebih bermain terbuka tampil menyerang. Sementara Persija lebih sering mengandalkan serangan balik lewat sayap.
"Kami mencoba bermain menekan sejak babak kedua dimulai, sehingga kami berhasil menciptakan beberapa peluang, namun gagal diselesaikan menjadi gol penyeimbang," pungkas pemilik jersey nomor 21 ini.

Minggu, 19 Juni 2016

Prediksi PS TNI vs Persipura Jayapura

Pekan ke 7 Indonesia Soccer Championship Level A (TSC-A) , tuan rumah PS TNI akan menjamu tim yang sedang in form Persipura Jayapura yang bakal dihelat pada Minggu, 19 Juni 2016 langsung dari Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, mulai pukul 21.00 WIB Live di indosiar.
JADWAL PERSIPURA LENGKAP DI TSC 2016

PS TNI yang diasuh Eduard Tjong belum jua mendapatkan kemenangan dalam 6 laganya dimana pekan lalu kalah 1-0 dari Persija. Ini adalah kekalahan ketiga Lestusen cs dengan poin 3 dari 6 laga terbenam di posisi runner up terbawah.
Saya pilih (jadi pelatih) PS TNI karena mereka luar biasa (saat turnamen). Tapi begitu saya pegang hilang ini performanya,” sebut Eduard Tjong.
“Dulu, melihat PS TNI itu sepertinya hajar saja, penuh semangat dan spartan. Tapi itu semua jadi hilang tidak muncul, saya juga bingung itu kenapa. Mungkin ya itu tadi, karena tekanan yang beda,” sambungnya.
Sementara Persipura dalam kondisi kepercayaan diri tinggi setelah menang dalam 3 laga beruntun. Pekan lalu sempat tertinggal 1-3, Boaz cs berhasil membalikkan keadaan menjadi 5-4 atas Barito Putra. Dengan 11 poin dan hanya kalah sekali, anak asuh Jafri Sastra berada di peringkat 4 besar. “Pertandingan sudah semakin dekat, tidak ada waktu bagi kita untuk besantai,” tandas sang pelatih, Jafri Sastra, beberapa waktu lalu.


Setiba di Bogor, anak-anak langsung latihan lagi untuk menyiapkan startegi dan taktik dalam mematangkan persiapan tim,” lanjutnya.
“Kami harus tetap fokus pada pertandingan ini. Mereka tetaplah tim bagus yang harus diwaspadai. Jangan sampai kita nanti jadi korban kebangkitan mereka. Mereka memiliki pemain-pemain bagus. Selain itu, mereka juga kompak,” imbuh eks pelatih Semen Padang dan Mitra Kukar ini.
Dalam laga ini tentunya tuan rumah berharap banyak pada Aldino dan Tambun didepan sementara pemain veteran Legimin akan bahu membahu dengan Pandi untuk bertarung melawan Alom cs di kubu tamu. Sementara Persipura tentunya kembali berharap pada Boaz yang kembali tajam berduet dengan pemain Timor Leste Thiago, yang akan disokong duo ofensif  Koko Lomell dan Pahabol dengan Alom akan mencoba mengusai lapangan tengah.
Prediksi laga, diatas kertas Persipura diunggulkan dan kami pun sependapat Persipura akan menang dengan skor tipis atas tuan rumah.
Prakiraan susunan pemain PS TNI vs Persipura
PS TNI Dhika Bayangkara; 5 Syaiful Ramadhan/17 Abduh Lestaluhu (24), 26 Wanda Syahputra, 55 Manahati Lestusen, 3 Wiganda Pradika; 24 Legimin Raharjo, 94 Iman Faturohman, 99 Pandi Ahmad Lestaluhu, 23 Wawan Febrianto; 22 TAmbun Naibaho, 19 Aldino Herdianto
Persipura Yoo Jae Hoon; 21 Yustinus Pae, 2 Rony Beroperay, 31 Dominggus Fakdawer, 32 Muhammad Tahir, 45 Bio Paulin; 12 Nelson Alom, 17 Yohanes Ferinando Pahabol; 10 James Koko Lomell, 86 Boaz Solossa, 8 Thiago Fernandes Oliveira


Hasil Pertandingan Terakhir PS TNI :
10.06.2016    D1    Persija Jakarta    1-0    PS TNI
29.05.2016    D1    PS TNI    1-1    PSM Makassar
22.05.2016    D1    Gresik United    0-0    PS TNI
14.05.2016    D1    PS TNI    1-4    Mitra Kukar
08.05.2016    D1    Bhayangkara Surabaya    0-0    PS TNI
01.05.2016    D1    PS TNI    1-2    Madura United FC
Hasil Pertandingan Terakhir Persipura :
13.06.2016    D1    Persipura Jayapura    5-4    Barito Putera
28.05.2016    D1    Persipura Jayapura    1-0    Perseru Serui
23.05.2016    D1    Persela Lamongan    0-1    Persipura Jayapura
14.05.2016    D1    Semen Padang    2-0    Persipura Jayapura
08.05.2016    D1    Persipura Jayapura    0-0    Bali United Pusam
29.04.2016    D1    Persipura Jayapura    1-1    Persija Jakarta
JADWAL PERSIPURA LENGKAP DI TSC 2016

Usai Lawan Persija, Arema Batal Sambangi Jayapura

Skuat Arema batal sambangi kandang Persipura (C) MELDAUsai menjamu Persija Jakarta (19/6), Arema batal sambangi Jayapura. Pasalnya, laga Persipura Jayapura vs Arema di pekan kedelapan ISC A 2016 mengalami perubahan venue.
"Kami baru saja mendapatkan informasi bahwa ada jadwal pertandingan Arema yang berubah, tepatnya perubahan terjadi pada venue pertandingan melawan Persipura," ungkap Media Officer Arema, Sudarmaji.
Jadwal Lengkap TSC 2016>>    JADWAL TSC A 2016
Laga yang akan diselenggarakan Minggu (26/6) itu, sedianya akan dimainkan di Stadion Mandala Jayapura, kandang tim Mutiara Hitam. Namun, sesuai dengan keputusan GTS melalui surat bernomor 153/GTS/VI/2016, laga dipindahkan ke Stadion Kanjuruhan Malang.
Jadi, setelah menjamu Persija Jakarta di kandang pada pekan ketujuh, Arema kembali memainkan laga kandang. Sudarmaji menjelaskan bahwa faktor keamanan di Jayapura tak memungkinkan Persipura menjadi tuan rumah.
"Keputusan ini murni dari PT GTS, mungkin dengan pertimbangan dari pihak Persipura, jadi bukanArema yang meminta perubahan jadwal maupun venue," pungkasnya.

Jumat, 17 Juni 2016

Tantang Arema, Persija Siapkan 18 Pemain

Persija bawa 18 pemain ke Malang (C) DANI KWPersija Jakarta akan dijamu Arema di pekan ketujuh ISC A 2016. Melawat ke kandang Singo Edan, pelatih Paolo Camargo menyiapkan 18 orang pemain terbaiknya.
Duel melawan tuan rumah Arema akan tersaji di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (19/6) malam. Laga ini akan dimulai pukul 19.30 WIB.
Kabarnya, mereka akan bertolak dari Jakarta ke Malang, Jumat (17/6) pagi. Skuat Macan Kemayoran dijadwalkan melakoni sesi uji coba lapangan di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (18/6).
Berikut ini daftar 18 orang pemain Persija yang dibawa pelatih Paolo Camargo ke Malang.
Kiper: Andritany, Reky Rahayu
Bek: Vava Mario, Maman A, Willian Pachecho, Andik Rendika, Ismed Sofyan, Gunawan DC.
Gelandang: Syahroni, Ramdani L, Amarzukih, Hong Soon-Hak, Ade Jantra, Sutanto Tan, Ambrizal Umanailo, Novri S.
Striker: Bambang Pamungkas, Rachmat Affandi.
via Wearemania.net

Gustavo Giron Ketagihan Jebol Gawang Persija

Gustavo Giron menilai saat ini Persija lebih kuat (C) DANI KWGustavo Giron rupanya ketagihan menjebol gawang Persija Jakarta. Kesempatan itu datang lagi kala penyerang Arema ini kembali bersua tim Macan Kemayoran di pekan ketujuh ISC A 2016, Minggu (19/6) malam.
Di pertemuan terakhir kedua tim, Arema sukses menundukkan Persija 1-0 dalam sebuah laga uji coba di Stadion Kanjuruhan Malang. Kala itu, gol penalti pemain berpaspor Australia ini di penghujung laga menjadi penentu kemenangan skuat Singo Edan.
"Saya tidak akan melupakan momen itu, karena itu pertandingan seleksi saya di Arema. Tetapi saya pikir, kali ini atmosfernya berbeda, karena besok adalah kompetisi, bukan laga uji coba," ujarnya.
Pemain berjuluk Kanguru ini menyebut saat ini Persija berada di papan atas. Tim dari ibukota itu menjadi salah satu pesaing berat Arema menapaki tangga juara.
"Saya tahu mereka lebih kuat dari sebelumnya saat uji coba. Tetapi itu tidak masalah, karena kami fokus mempersiapkan diri daripada memikirkan kekuatan calon lawan, karena kami yakin bisa mengalahkan Persija," tegasnya.

via Wearemania.net

Kamis, 16 Juni 2016

Berharap Tiket Arema vs Persija Ludes Terjual

Sudarmaji, Media Officer Arema (C) DANI KW - Manajemen Arema mengusung optimisme tinggi jelang laga menjamu Persija Jakarta, Minggu (19/6) malam. Mereka berharap seluruh tiket pertandingan pekan ketujuh ISC A 2016 itu ludes terjual.
Panpel Arema sendiri mencetak 45 ribu lembar tiket untuk laga ini. Tiket tersebut bahkan telah dijual dua pekan sebelum laga ini digeber di Stadion Kanjuruhan.
"Sejauh ini sudah lebih dari 50 persen tiket terjual. Kami berharapnya terjual habis," ungkap Media Officer Arema, Sudarmaji.
Pihak manajemen dan panpel tak hanya membuka tiket box di kantor klub dan beberapa tempat lainnya. Untuk mendongkrak penjualan sekaligus memudahkan Aremania, disediakan pula tiket secara online melalui Arema Apps.
"Laga Arema melawan Persija ini adalah salah satu yang dirindukan suporter kedua tim, kami optimis stadion akan penuh," pungkas mantan wartawan itu.

via Wearemania.net

Inilah Sejumlah Kendala Yang Harus Dihadapi Riedl

Jakarta - Pelatih Indonesia, Alfred Riedl langsung mendapatkan cobaan ketika baru menukangi skuat Garuda. Pasalnya pria asal Austria ini masih buta soal persiapan timnas Indonesia.

Belum adanya kepastian Torabika Soccer Championship (SC) 2016 diliburkan menjadi penyebab terganggunya program Riedl.

"Liga baru (ISC A) dimulai sebelum FIFA mencabut sanksi dan direncanakan berakhir pada Desember setelah Piala AFF dimulai. Kami tidak tahu apakah (ISC A) bisa ditunda lebih dulu atau tetap lanjut selama turnamen," kata Riedl dikutip dari FourFourTwo.

Selain belum menentukan waktu persiapan, pelatih yang pernah menungkangi timnas Vietnam ini juga dipusingkan agenda uji coba. Meskipun saat ini sudah ada tawaran dari timnas Malaysia.

"Kami tidak tahu seberapa lama waktu yang kami miliki untuk melakoni pertandingan (uji coba) dan persiapan. Semua masih belum jelas. Tahun depan semua akan berbeda," jelas Riedl.
 

Ini Hukuman Berat Bagi Madura United Atas Insiden Flare

Hasil gambar untuk flare maduraMadura - Madura United dihukum oleh Komisi disiplin (komdis) Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 akibat insiden flare yang berlebihan yang dilakukan suporter Madura United pada laga melawan Persiba Balikpapan di Stadion Gelora Bangkalan, 13 Juni lalu.

Komdis memberikan hukuman kepada Laskar Sape Kerrab berupa mereka harus terusir dari Stadion Bangkalan Madura pada tiga laga kandang mereka. Mereka harus bermain di tempat netral.

Seperti diketahui, penyalaan cerawat itu membuat pertandingan tersebut sempat terhenti. Bahkan, wasit Oky Dwi Putra Senjaya yang memimpin laga tersebut sampai harus dibawa ke rumah sakit lantaran mengalami sesak nafas akibat asap yang ditimbulkan dari cerawat itu.

"Merujuk kepada pasal 20 dan pasal 64 Kode Disiplin ISC, Madura United diberikan sanksi bertanding di tempat netral selama tiga kali pertandingan kandang di week 7, week 9, dan week 11 karena pelanggaran terhadap pasal 64 ayat 1 huruf (a) dan (b) Kode Disiplin ISC," tulis surat keputusan komdis ISC kepada Madura United, tertanggal 14 Juni 2016.

Lebih lanjut, dalam surat yang ditandatangani ketua komdis ISC, Asep Edwin Firdaus, itu juga dituliskan Madura United masih bisa mengajukan banding terhadap keputusan tersebut.
 

Selasa, 14 Juni 2016

Bawa Pulang Tiga Poin, Skuat Arema Diliburkan

Arema diliburkan latihan dua hari (C) DANI KWUsai mengalahkan PSM Makassar 1-0 di Stadion Andi Mattalatta, Minggu (12/6) malam, skuat Arema diliburkan. Mereka dibebaskan dari aktivitas latihan bersama selama dua hari.
"Hari ini (14/6) masih libur latihan, kami libur dua hari setelah pulang dari Makassar," ungkap pelatih kiper Arema, Yanuar Hermansyah.
Selama dua hari, pemain bisa menikmati istirahat bersama keluarga tercinta. Tak heran jika pemain seperti Raphael Maitimo, Kurnia Meiga dan Cristian Gonzales memilih tidak pulang ke Malang.
Gonzales misalnya, yang berpisah dari rombongan tim menuju Pulau Bali. Bersama keluarga, pemain berjuluk el Loco itu hendak menjemput putri sulung Amanda.
"Baru pada Rabu (15/6) sore, tim akan berlatih lagi untuk persiapan menghadapi pertandingan lawan Persija Jakarta," pungkas Yanuar.
VIA Wearemania.net 

Laga Madura United vs Persiba Dipenuhi Asap, Wasit Oki Pingsan

Madura - Ada yang kejadian yang di luar dugaan terjadi di laga Madura United FC melawan Persiba Balikpapan Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Senin (13/06). Wasit Oki Dwi Putra Senjaya harus mendapatkan perawatan medis setelah mengalami gangguan pernapasan, akibat asap yang memenuhi stadion.

Sontak kejadian ini membuat Presiden Madura United kecewa. Ia sangat menyayangkan ulah suporter yang menyalakan flare hingga membuat Stadion Gelora Bangkalan (SGB) dipenuhi asap.

Pihaknya menilai kemenangan 3-1 yang diraih timnya atas Persiba Balikpapan, pada lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC). Justru dinodai aksi tidak sportif yang dilakukan oleh oknum para suporter tim berjuluk Laskar Sape Kerrab.

"Madura (United FC) memang menang, tapi hati kami seperti kalah (akibat ulah suporter)," kata Achsanul Qosasi, dikutip dari akun resmi Madura United FC, Selasa (14/6/2016) dini hari.
Hasil gambar untuk asap stadion bangkalan
Pihaknya juga mengucapkan maaf sebesar-besarnya kepada wasit pemimpin laga Madura United melawan Persiba yang harus mendapatkan perawatan medis setelah mengalami gangguan pernapasan, akibat asap yang memenuhi stadion.

"Kami minta maaf kepada wasit Oki Dwi Putra Sanjaya," tegas pria asal Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Sumenep, yang akrab disapa AQ itu.

Pada laga yang disaksikan 3.500 suporter, wasit Oki Dwi Putra Sanjaya tidak bisa melanjutkan memimpin pertandingan dan digantikan wasit cadangan, Marjoko karena harus mendapatkan perawatan medis.

Kejadian ini sontak akan membuat klub disanksi oleh operator TSC, yakni PT GTS dengan denda Rp 10 juta. Tentu hal itu sangat disayangkan mengingat klub sudah profesional dengan mencari dana sendiri.

via Sepakbola.com