Selasa, 03 Mei 2016

Ini Langkah PSSI Ke Depan Usai Bertemu FIFA


foto: PSSi.org
Sepakbola.com, Jakarta - PSSI coba buka suara usai pertemuan antara FIFA, perwakilan Indonesia yang diwakili Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Erick Thohir dan Ketua Komite Ad Hoc PSSI, Agum Gumelar.

Sempat ada pernyataan Menpora Imam Nahrawi yang menyimpulkan pertemuan tersebut jika FIFA ingin PSSI segera menggelar KLB. Akan tetapi hal ini kembali dibantah oleh PSSI.

Malah dalam hal ini, FIFA ingin pemerintah segera mencabut sanksi pembekuan terhadap PSSI. KLB bisa terjadi namun tetap harus memenuhi syarat atau sesuai dengan Statuta PSSI, AFC, dan FIFA.

Seperti diketahui, pekan lalu Agum bersama Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Erick Thohir bertemu Presiden FIFA, Gianni Infantino di Zurich, Swiss. Dari pertemuan tersebut terbitlah surat FIFA kepada Mensesneg.

"Dalam pertemuan dengan FIFA, kami banyak membahas materi surat Mensesneg kepada FIFA. Oleh karena itu FIFA membalas surat tersebut yang isinya dengan tegas menjelaskan bahwa yang menyebabkan FIFA memberikan sanksi kepada PSSI karena adanya SK dari pemerintah, dalam hal ini Menpora yang membekukan PSSI," kata Agum kepada wartawan di Jakarta pada Senin (2/5).

"Di sini sangat ditekankan, jadi FIFA ingin pemerintah mencabut SK pembekuan PSSI terlebih dahulu, baru suspensi Indonesia bisa dicabut. Karena yang menyebabkan suspensi FIFA itu adalah SK pemerintah" tegasnya.

Selanjutnya ketua Dewan Kehormatan PSSI akan segera menghadap Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo untuk membahas hasil pertemuan dengan FIFA.

"Langkah ke depan sudah saya putuskan akan mengadakan jumpa pers setelah diterima Presiden. Sebelumnya saya akan melaporkan hal ini kepada presiden. Saya masih menunggu konfirmasi dari pak Erick untuk melakukan pertemuan dengan Presiden," beber Agum.

0 komentar:

Posting Komentar