Juru Bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto membeberkan isi surat
Menpora Imam Nahrawi kepada FIFA soal sepak bola Indonesia. Surat itu,
kata dia menjelaskan mengapa pihak Kemenpora tak juga bergabung ke dalam
Tim Ad-hoc yang diketuai oleh Agum Gumelar.
Sampai saat ini, pemerintah melalui Kemenpora memang belum juga
bergabung dengan Tim Ad-hoc. Padahal, tersisa dua pekan lagi untuk Tim
Ad-hoc melaporkan tugasnya ke Kongres FIFA.
"Pak Menteri sudah berkirim surat kepada FIFA pada Kamis lalu. Surat
itu menanggapi soal perkembangan Komite Ad Hoc. Selama ini kan kami
tidak gabung karena tidak setuju dengan ToR FIFA," ucap Gatot kepada
wartawan di kantor Kemenpora (3/2).
Hal ini dilakukan, lanjut dia, agar FIFA tak bertanya-tanya mengapa
Kemenpora tak gabung Tim Ad-hoc. Bahkan, pihaknya juga siap
berkomunikasi dengan PSSI bila ada beberapa revisi di ToR itu.
"Maksudnya klarifikasi itu adalah, kami membuka peluang dan
komunikasi dengan PSSI sejauh ToR diubah dan direvisi. Harus berimbang,
kalau dilakukan vote kami pasti kalah," tutur dia.
Terakhir, gambaran surat Menpora adalah menjelaskan tugas Tim Ad-hoc
sebenarnya. "Yang kedua adalah akuntabilitasnya, kinerja Komite Ad Hoc
bukan kepada PSSI, tapi FIFA. Tidak mungkin kami harus tanggung jawab ke
PSSI. Tapi sejauh ini belum ada tanggapan dari FIFA," tandas dia.
Rabu, 03 Februari 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar