Pelatih Persipura Jayapura Jafri Sastra mewaspadai ancaman yang bisa diberikan striker Sriwijaya FC Alberto Goncalves saat kedua tim berjumpa di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (3/7) malam WIB.
Beto, sapaan Goncalves, pernah memperkuat Persipura pada musim
2007-2010, dan selanjutnya berkarier di Arema. Beto pun mengawali
kiprahnya di Indonesia bersama Persijap Jepara. Catatan itu membuat Beto
sudah paham seluk beluk sepakbola Indonesia.
“Kita tahulah seperti apa Beto. Dia pemain bagus, kaya pengalaman,
sudah lama bermain di Indonesia. Tidak hanya di Persipura saja, ada
banyak klub besar pernah dibelanya,” ungkap Jafri.
Di usianya yang menginjak usia 35 tahun, penampilan Beto tetap
mencuri perhatian. Bersama Laskar Wong Kito, mantan striker Penang FA
itu sudah mengoleksi tiga gol dari delapan partai Indonesia Soccer
Championship (ISC) A 2016.
“Mesipun begitu, tidak ada pengawalan khusus untuk dia. Kita juga ada
Bio [Paulin] yang sudah lama bermain dengan iklim di Indonesia, tahu
pemainan dia. Jadi saya rasa tidak ada masalah,” beberanya.
Disinggung mengenai target di Palembang, Jafri mengaku tak terlalu
muluk menginginkan kemenangan. Bagi Jafri, ia hanya menginginkan
Persipura membawa pulang tiga angka. Dalam tiga laga tandang terakhir,
Persipura memiliki rekor bagus, yakni dua kemenangan, dan sekali imbang.
“Tentunya hal-hal positif itu selalu kita inginkan, bagaimana
memperoleh hasil terbaik di setiap pertandingan. Meskipun bermain
tandang, kemenangan tentunya tetap kami incar,” tegasnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar